Kampus Farmasi Terbaik di Indonesia Versi Berbagai Peringkat Resmi

Minat terhadap bidang farmasi di Indonesia terus meningkat seiring berkembangnya industri kesehatan, riset obat, dan kebutuhan tenaga farmasi profesional. Dalam situasi tersebut, memilih kampus farmasi terbaik menjadi langkah penting bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kompetensi akademik sekaligus memperkuat karier masa depan. Persoalannya, setiap lembaga pemeringkat menggunakan metodologi yang berbeda, sehingga hasil peringkat sering kali bervariasi antara satu lembaga dan lainnya.
Beberapa lembaga penilaian seperti EduRank, QS World University Rankings by Subject 2025, dan Scimago Institutions Rankings (SIR) menilai berdasarkan aspek yang berbeda mulai dari publikasi ilmiah, reputasi akademik, hingga dampak riset. Perbedaan metodologi ini membuat perbandingan kampus farmasi perlu dilihat secara lebih menyeluruh, tidak hanya berdasarkan satu indikator saja.
Peringkat Kampus Farmasi Versi EduRank
EduRank dikenal sebagai lembaga pemeringkat internasional yang menilai kualitas universitas berdasarkan publikasi ilmiah, jumlah sitasi, serta pengaruh akademik yang dihasilkan oleh institusi tersebut. Dalam penilaian EduRank, Universitas Gadjah Mada (UGM) menempati posisi teratas sebagai kampus farmasi terbaik di Indonesia.
Mengapa UGM Menonjol di EduRank
Beberapa faktor yang mendukung dominasi UGM antara lain:
-
Produktivitas riset di bidang farmasi yang konsisten meningkat setiap tahun.
-
Jumlah publikasi dan sitasi yang lebih tinggi dibanding universitas lain.
-
Reputasi akademik Fakultas Farmasi UGM yang sudah dikenal sejak lama.
Dalam konteks pendidikan farmasi, UGM juga memiliki struktur kurikulum yang terintegrasi dengan kebutuhan industri dan riset kesehatan masyarakat. Publikasi yang kuat menjadikan UGM unggul pada indikator utama EduRank, menjadikannya rujukan utama bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami riset dan pengembangan obat.
Baca juga: Fakultas Kedokteran Terbaik di Indonesia: Daftar Kampus, Keunggulan, dan Tren Persaingan
Peringkat Versi QS WUR by Subject 2025
QS World University Rankings by Subject 2025 memberikan penilaian berdasarkan reputasi akademik, reputasi dari pihak industri atau employer reputation, serta research impact yang diukur dari sitasi per fakultas.
Dalam pemeringkatan untuk bidang farmasi dan ilmu terkait, dua universitas yang menonjol di tingkat nasional adalah:
-
Universitas Indonesia (UI)
-
Universitas Airlangga (Unair)
Keduanya masuk dalam jajaran dua kampus terbaik Indonesia untuk kategori farmasi versi QS.
Keunggulan UI dalam Penilaian QS
Fakultas Farmasi Universitas Indonesia dikenal memiliki kurikulum berbasis riset dan fasilitas laboratorium yang mendukung pembelajaran berbasis praktik. Reputasi UI di mata akademisi global dan industri farmasi nasional juga turut memperkuat posisinya di peringkat QS. Kolaborasi riset dengan lembaga internasional membuat pengaruh akademiknya semakin luas.
Kekuatan Unair di Bidang Farmasi
Universitas Airlangga, melalui Fakultas Farmasi yang telah terakreditasi A, dikenal dengan kurikulum komprehensif yang memadukan riset farmasi klinis, teknologi farmasi, dan pengembangan obat herbal. Unair memiliki jejaring riset yang kuat, khususnya dalam bidang kesehatan tropis dan pengembangan produk farmasi berbasis keanekaragaman hayati Indonesia.
Kombinasi antara reputasi penelitian, kualitas kurikulum, serta dukungan fasilitas membuat Unair konsisten masuk dalam daftar kampus farmasi terbaik versi QS.

Peringkat Versi Scimago Institutions Rankings (SIR)
Scimago Institutions Rankings menilai universitas berdasarkan tiga indikator utama:
-
Output riset dan dampaknya
-
Kinerja inovasi
-
Dampak sosial
SIR menempatkan beberapa universitas Indonesia sebagai institusi yang memiliki kualitas riset farmasi kompetitif. Kampus yang menonjol dalam penilaian ini antara lain Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Padjadjaran (Unpad).
ITB dan Kualitas Riset Farmasi
ITB dikenal sebagai kampus berbasis sains dan teknologi yang konsisten berada di daftar teratas untuk riset farmasi. Fakultas dan sekolah yang menaungi bidang farmasi di ITB memiliki laboratorium riset lanjutan yang berfokus pada pengembangan obat, nanoteknologi farmasi, hingga bioteknologi. Tingginya publikasi ilmiah membuat ITB unggul dalam indikator riset versi SIR.
IPB dan Pencapaian Riset Bioteknologi
IPB menonjol pada riset berbasis bioteknologi farmasi, tumbuhan obat, dan inovasi pengembangan suplemen kesehatan. Penilaian positif SIR terhadap IPB menunjukkan bahwa kampus ini memiliki produktivitas penelitian yang kuat meski fokus utamanya adalah ilmu pertanian dan biologi.
Unpad dalam Pemeringkatan Internasional
Universitas Padjadjaran juga menjadi salah satu kampus farmasi unggulan berdasarkan berbagai daftar peringkat nasional dan internasional. Keaktifan civitas akademika dalam menghasilkan publikasi ilmiah serta riset terapan menjadi kekuatan utama Unpad.
Baca juga: Rekomendasi Kampus Keperawatan Terbaik di Indonesia untuk Calon Perawat Profesional
Review Singkat Kampus-Kampus Farmasi Terbaik
Setiap kampus yang masuk daftar pemeringkatan memiliki keunggulan unik yang mendukung mutu pendidikan farmasi modern.
UGM
Fakultas Farmasi UGM memiliki Advanced Pharmaceutical Sciences Laboratory (APS Lab), fasilitas riset modern yang memungkinkan mahasiswa mempelajari berbagai aspek pengembangan obat mulai dari tahap awal hingga aplikasinya. Reputasi riset internasional UGM membuat lulusannya memiliki daya saing yang kuat.
UI
Universitas Indonesia menyediakan berbagai program riset dan kolaborasi internasional. Fasilitas laboratorium lengkap dan dukungan akademik dari tenaga pengajar berpengalaman membuat UI menjadi pilihan utama mahasiswa yang ingin mendalami riset farmasi klinis dan teknologi farmasi.
Unair
Fakultas Farmasi Unair yang terakreditasi A memiliki keunggulan pada riset berbasis kesehatan masyarakat dan pengembangan obat alami. Kurikulumnya dirancang untuk menggabungkan teori, praktik laboratorium, dan pengalaman lapangan.
ITB dan Unpad
Keduanya memiliki reputasi kuat pada riset farmasi, sehingga sering masuk berbagai daftar peringkat nasional maupun internasional. Pengembangan ilmu farmasi berbasis riset membuat kampus ini menjadi rujukan akademisi maupun industri.
IPB
IPB unggul dalam riset terkait bahan alam, bioteknologi, dan produk kesehatan berbasis sumber daya hayati Indonesia. Institusi ini menjadi salah satu pemain penting dalam inovasi produk kesehatan nasional.
Baca juga: Peringkat Kampus Terbaik Indonesia 2026 Versi QS Ranking
Faktor Tambahan di Luar Peringkat
Selain peringkat resmi, terdapat faktor lain yang perlu dipertimbangkan ketika memilih kampus farmasi. Salah satu kampus yang sering menjadi rujukan, terutama di Jawa Timur, adalah Fakultas Farmasi Universitas Brawijaya (UB). UB dikenal memiliki riset yang relevan dengan isu kesehatan masyarakat, seperti penelitian tentang penyakit tropis dan pengembangan obat herbal. Keaktifan UB dalam riset terapan menjadi nilai lebih bagi calon mahasiswa.
Hal-Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Beberapa aspek non-peringkat yang sebaiknya menjadi perhatian calon mahasiswa antara lain:
-
Kualitas laboratorium dan fasilitas penelitian
-
Program magang industri di perusahaan farmasi
-
Kegiatan akademik dan organisasi mahasiswa
-
Jaringan alumni yang kuat
-
Fokus riset yang sesuai dengan minat pribadi
Faktor-faktor tersebut dapat menjadi penentu kesuksesan akademik maupun karier setelah lulus, sehingga sebaiknya dipertimbangkan bersamaan dengan penilaian peringkat kampus.
Kampus farmasi terbaik di Indonesia tidak bisa dinilai hanya dari satu lembaga pemeringkat. UGM unggul di EduRank berkat produktivitas risetnya, sedangkan UI dan Unair menonjol pada penilaian QS yang mengutamakan reputasi akademik dan dampak riset. Di sisi lain, SIR menyoroti kekuatan ITB, IPB, dan Unpad pada aspek inovasi dan produktivitas ilmiah.
Setiap kampus memiliki keunggulan tersendiri, baik dari segi fasilitas laboratorium, program riset, kurikulum, maupun jaringan akademik. Oleh karena itu, calon mahasiswa perlu menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan, minat, dan tujuan karier masing-masing.
Dengan memahami peringkat resmi, kualitas riset, dan faktor pendukung lainnya, pembaca dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kampus farmasi terbaik yang dapat menjadi tempat mengembangkan masa depan di dunia kesehatan.
Penulis: Irma Alifiatul Desi Wulandari (rma)


