Cara Cek Keaslian Ijazah S1 Online Awas Di-Blacklist HRD

Cek keaslian ijazah S1 di SIVIL online

Mengecek legalitas ijazah S1 melalui portal SIVIL Kemdikbud merupakan langkah preventif wajib untuk membuktikan keabsahan dokumen akademik dan menghindari ancaman blacklist dari sistem rekrutmen perusahaan modern. Artikel ini mengupas tuntas panduan cara cek keaslian ijazah secara elektronik beserta solusi taktis bagi lulusan apabila data kelulusannya belum tersinkronisasi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.

Sevenstar - Bayangkan skenario ini: Kamu sudah berhasil melewati tahap interview berjam-jam, menyisihkan ratusan pelamar lain, dan tinggal selangkah lagi menandatangani kontrak kerja di perusahaan impian.

Namun, keesokan harinya, kamu justru menerima email penolakan sepihak dengan alasan "Dokumen akademik tidak valid". Rasanya pasti seperti disambar petir di siang bolong. Bertahun-tahun begadang mengerjakan skripsi dan menguras biaya jutaan rupiah, namun gelar sarjanamu mendadak dianggap fiktif hanya karena kelalaian kampus menyinkronkan data.

Di era digital saat ini, HRD tidak lagi sekadar melihat stempel basah pada selembar kertas. Mereka menggunakan sistem pangkalan data terpusat untuk memvalidasi setiap kandidat secara instan.

Kegagalan melakukan kroscek mandiri sebelum melamar kerja bukan hanya berisiko membuatmu ditolak, tapi bisa membuat namamu masuk daftar hitam (blacklist) permanen di berbagai perusahaan karena dianggap melakukan pemalsuan.

Sebelum hal memalukan itu merusak lintasan kariermu, mari kita bedah panduan cara cek keaslian ijazah secara online. Lakukan sekarang, sebelum penyesalan datang terlambat!

 

Fenomena Ijazah Bodong dan Ketatnya Filter Loker

Dunia profesional sangat kejam bagi mereka yang mencoba mengambil jalan pintas. Tingginya standar kualifikasi sarjana (S1) di pasar tenaga kerja seringkali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk memperjualbelikan ijazah palsu. Modusnya beragam, mulai dari mencetak blangko ijazah tiruan hingga meretas sistem kampus berskala kecil.

Sebagai respons atas maraknya sindikat ini, perusahaan modern kini membekali tim rekrutmen mereka dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) verifikasi latar belakang (background check) yang berlapis. Mendaftar kerja dengan ijazah yang tidak terdaftar sama saja dengan menyerahkan diri ke mulut harimau. Ini bukan lagi sekadar persoalan etika akademik, melainkan tindak pidana penipuan. Jika perusahaan melaporkan temuan ijazah fiktif ini ke pihak berwenang, rekam jejak kriminal akan menempel padamu seumur hidup.

 

Mengenal SIVIL: Pangkalan Data Andalan Rekruter

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) telah menyediakan tameng perlindungan digital bernama SIVIL (Sistem Verifikasi Ijazah secara Elektronik).

Portal SIVIL terintegrasi langsung dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Ibarat kamu membeli gawai ponsel bekas; kamu pasti akan mengecek nomor IMEI-nya di situs Kemenperin untuk memastikan barang tersebut resmi dan bukan barang selundupan.

Konsepnya persis seperti itu. Nomor ijazahmu adalah "IMEI" akademik yang membuktikan bahwa kamu benar-benar pernah berkuliah, menempuh ratusan Satuan Kredit Semester (SKS), dan lulus secara sah dari institusi yang diakui negara.


Baca Juga: 15 PTN Jawa UKT Termurah 2026, Awas Salah Pilih Kampus

 

Panduan Praktis Cara Cek Keaslian Ijazah di SIVIL

Mengecek status ijazah tidak membutuhkan waktu lama, bahkan bisa dilakukan lewat smartphone sambil bersantai. Berikut adalah langkah-langkah presisi yang harus kamu ikuti:

1. Siapkan Dokumen Ijazah Fisik

Ambil map ijazahmu dan perhatikan deretan angka yang tertera di sana. Cari Nomor Ijazah Nasional (NINA) atau Nomor Seri Ijazah. Biasanya, nomor ini terletak di sudut kanan atas, pojok kiri bawah, atau tepat di bawah identitas lulusan, tergantung template masing-masing universitas. Pastikan kamu mencatat angka dan hurufnya dengan benar, tanpa typo.

 

2. Kunjungi Portal Resmi SIVIL

Buka peramban (browser) andalanmu dan ketikkan alamat resmi SIVIL Kemdikbud: ijazah.kemdikbud.go.id. Pastikan koneksi internetmu stabil karena portal ini sering diakses oleh ribuan orang secara bersamaan, terutama di musim pembukaan CPNS atau job fair berskala nasional.

 

3. Isi Formulir Pencarian dengan Teliti

Di halaman utama, kamu akan dihadapkan pada tiga kolom pencarian utama yang wajib diisi:

  • Perguruan Tinggi: Ketik nama kampusmu secara perlahan hingga muncul saran otomatis (auto-complete) dari sistem. Jangan mengetik singkatan. Misalnya, ketik "Universitas Negeri Malang", bukan "UM".
  • Program Studi: Pilih nama jurusan atau program studi tempatmu bernaung saat lulus. Pastikan jenjangnya sesuai (misal: S1 Ilmu Komunikasi).
  • Nomor Ijazah: Masukkan deretan nomor ijazah yang sudah kamu temukan di langkah pertama. Hilangkan spasi jika dirasa sistem menolaknya.

 

4. Lakukan Verifikasi Keamanan

Sistem akan memintamu menyelesaikan captcha atau soal matematika sederhana (misal: 5 + 7 = ?) untuk membuktikan bahwa kamu bukan robot (bot). Masukkan angka jawabannya dengan benar.

 

5. Klik Tombol "Verifikasi"

Jika data yang kamu masukkan benar dan kampusmu rajin melaporkan lulusannya ke pusat, maka layar akan menampilkan rincian informasi berupa Nama Mahasiswa, Nomor Mahasiswa (NIM), Nama Perguruan Tinggi, Program Studi, dan Nomor Ijazah. Ini adalah bukti sahih bahwa gelarmu 100% legal dan siap digunakan untuk bertarung di bursa kerja.


Letak nomor ijazah nasional pada sertifikat kelulusan
Nomor ijazah adalah "IMEI" akademik yang menjadi kunci pencarian di portal SIVIL


Solusi Darurat Jika Ijazah Tidak Ditemukan

Lalu, bagaimana jika layar justru menampilkan pesan merah bertuliskan "Data Tidak Ditemukan"? Tarik napas, jangan langsung panik dan menuduh kampusmu mengeluarkan ijazah palsu. Ada beberapa skenario yang mungkin terjadi, dan inilah langkah mitigasinya:

Segera Lapor ke Bagian Akademik Kampus

Penyebab paling umum dari masalah ini adalah human error dari operator kampus (Biro Administrasi Akademik/BAAK) yang belum melaporkan data kelulusanmu ke PDDikti, atau terjadi lag sinkronisasi server. Segera bawa ijazah asli, transkrip nilai, dan KTP-mu ke kampus. Mintalah operator untuk segera memutakhirkan datamu di sistem Forlap Dikti.

 

Perbedaan Karakter atau Penulisan Nama

Kadang, nomor ijazah mengandung karakter khusus seperti garis miring (/) atau titik (.) yang tidak terbaca oleh sistem pencarian jika kamu salah mengetiknya. Cobalah beberapa variasi penulisan nomor ijazah. Selain itu, pastikan tidak ada typo pada nama perguruan tinggi yang sempat berganti status (misalnya dari Sekolah Tinggi menjadi Institut atau Universitas).

 

Ijazah Terbitan Lama (Sebelum 2002)

Perlu kamu garis bawahi, sistem pelaporan terpusat PDDikti baru mulai diimplementasikan secara optimal pada awal era 2000-an. Jika ijazahmu (atau ijazah orang tuamu) diterbitkan di bawah tahun 2002, kemungkinan besar datanya belum masuk ke SIVIL. Solusinya, kamu harus melakukan legalisir basah secara manual ke kampus asal atau menghubungi LLDIKTI setempat untuk verifikasi keabsahan.

 

Baca Juga: 7 SMK Terbaik di Malang: Awas Nyesel Kalau Skip Sekolah Ini!


Validasi Mandiri Adalah Kunci Ketenangan

Menyandang gelar sarjana adalah sebuah kebanggaan yang ditebus dengan kerja keras tak kenal lelah. Namun, di era di mana manipulasi digital semakin canggih, membiarkan status legalitas ijazahmu menggantung adalah sebuah kecerobohan besar.

Menerapkan cara cek keaslian ijazah di SIVIL hanya memakan waktu lima menit, tetapi efek ketenangannya akan bertahan seumur hidup. Jangan biarkan masa depanmu hancur di meja interview HRD hanya karena kamu enggan melakukan pengecekan ganda.

Buka laptopmu sekarang, ketikkan nomor ijazahmu, dan pastikan rekam jejak akademikmu tercatat abadi di pangkalan data negara. Lebih baik repot mengurus sinkronisasi data hari ini, daripada kehilangan pekerjaan impian di masa depan, bukan? Amankan kariermu sekarang juga!

 

Pertanyaan Yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah hasil cek SIVIL bisa di-print untuk syarat melamar kerja?

Sangat bisa! Banyak perusahaan atau instansi pemerintah (terutama saat pemberkasan CPNS) yang secara spesifik meminta pelamar melampirkan tangkapan layar (screenshot) hasil verifikasi dari laman SIVIL sebagai dokumen pendukung bahwa ijazah tersebut terdaftar di kementerian.

 

Jika kampus saya sudah tutup atau berganti nama, bagaimana cara cek ijazahnya?

Jika kampus berganti nama, cobalah mencari menggunakan nama lama perguruan tinggi saat kamu lulus. Namun, jika kampus sudah tutup secara permanen, data akademik biasanya dialihkan pengelolaannya ke LLDIKTI (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) wilayah setempat. Kamu bisa mendatangi kantor LLDIKTI untuk meminta Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) atau verifikasi manual.

 

Apakah SIVIL bisa digunakan untuk mengecek ijazah SMA atau SMK?

Tidak bisa. SIVIL Kemdikbudristek (ijazah.kemdikbud.go.id) dikhususkan untuk memverifikasi ijazah jenjang Pendidikan Tinggi (D1, D2, D3, D4, S1, S2, dan S3). Untuk mengecek NISN atau data kelulusan jenjang SD hingga SMA/SMK, kamu harus mengakses laman Data Pokok Pendidikan (Dapodik) atau NISN Kemdikbud.


📖 Lihat Sumber Informasi
Referensi Tulisan: 01. Cara Cek Keaslian Ijazah di Ristekdikti Secara Online - Sevima
02. Cek Ijazah - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha)
03. Cara Cek Keaslian Ijazah di SIVIL Ristekdikti Secara Online - UNP Kediri
04. 10 Cek E-Ijazah - PKBM Sanggarpuri
✍️ Ditulis oleh  Omar Maulana(mar)

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *