20 Jurusan Sepi Peminat SBMPTN 2026 Jatim Awas Nyesel
Sevenstar - Pernah
nggak sih kamu membayangkan betapa nyeseknya momen saat membuka pengumuman SNBT
nanti? Jantung berdegup kencang, tangan dingin, tapi yang muncul di layar
justru kotak merah bertuliskan "ANDA TIDAK LOLOS".
Rasanya
dunia runtuh seketika. Apalagi saat melihat teman temanmu pamer twibbon
"Saya Siap Masuk UB" atau "Maba Unair" di Instagram story.
Sakitnya itu bukan cuma di hati, tapi juga di harga diri.
Padahal,
kegagalan itu seringkali bukan karena kamu kurang pintar, lho. Masalah utamanya
adalah egomu yang terlalu tinggi memaksakan diri masuk "Jurusan
Neraka" seperti Kedokteran atau Manajemen dengan modal skor UTBK yang pas pasan.
Di
tahun 2026 ini, persaingan masuk tiga raksasa Jawa Timur UB, UM, dan Unair makin
brutal. Memilih jurusan populer tanpa strategi itu sama saja bunuh diri. Nah,
daripada kamu menangis di pojokan kamar karena gengsi, lebih baik kita main
cerdas.
Ada
"pintu belakang" yang sah bernama jurusan sepi peminat sbmptn
(sekarang SNBT) yang peluang lolosnya jauh lebih besar. Ingat, saat lulus
nanti, orang lebih peduli kamu alumni universitas mana, bukan seberapa ketat
persaingan masuk jurusanmu dulu. Yuk, amankan jaket almamatermu sekarang!
Kenapa Harus Melirik Jurusan Sepi Peminat?
Sebelum
kita bedah daftarnya, aku mau luruskan stigma yang salah kaprah. Jurusan sepi
peminat itu bukan jurusan "buangan" atau jurusan yang nggak ada masa
depannya. Sepi peminat seringkali terjadi karena kurangnya exposure atau
nama jurusannya terdengar asing dan spesifik.
Padahal,
di balik nama yang asing itu, tersimpan peluang emas. Rasio keketatannya bisa
hanya 1:3 atau 1:5, bandingkan dengan Ilkom atau Psikologi yang bisa 1:50.
Dengan memilih jurusan low competition di kampus top tier, kamu
mendapatkan fasilitas kelas satu, jaringan alumni yang kuat, dan prestise
universitas elit. Ini adalah strategi investasi masa depan yang paling
realistis.
Universitas Brawijaya (UB): Sang Raja Kuota
UB
dikenal sebagai kampus dengan penerimaan mahasiswa terbanyak, tapi peminatnya
juga membludak. Namun, di antara ribuan kursi itu, ada beberapa prodi yang
sering luput dari radar peserta.
1. Seni Rupa Murni
Fakultas
Ilmu Budaya UB punya prodi ini. Peminatnya tak sebanyak Desain Komunikasi
Visual (DKV), padahal prospek seniman digital dan kurator seni di 2026 makin
cerah.
2. Fisika
Jujur
saja, mendengar kata Fisika banyak yang sudah mundur duluan. Padahal lulusannya
banyak dicari di sektor energi dan instrumentasi medis.
3. Akuakultur (PSDKU Kediri)
Kampus
cabang seringkali kurang dilirik. Padahal ijazahnya sama sama UB. Peluang lolos
di PSDKU jauh lebih besar dibanding kampus pusat Malang.
4. Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan
Sektor
maritim Indonesia butuh banyak ahli, tapi peminat prodi ini relatif stabil dan
tidak meledak.
5. Sastra Tiongkok & Sastra Perancis
Dibanding
Sastra Inggris atau Jepang, dua sastra ini punya rasio yang lebih longgar.
Padahal, kebutuhan penerjemah korporat untuk bahasa ini sangat tinggi.
6. Teknik Irigasi
Terdengar
sangat spesifik? Justru itu kuncinya. Sainganmu sedikit, tapi lulusannya sangat
dibutuhkan Kementerian PUPR.
7. Pendidikan Bahasa Jepang
Berbeda
dengan Sastra Jepang murni, versi kependidikannya seringkali lebih sepi.
Baca Juga: Beasiswa Bank Indonesia 2026 Dibuka, Awas Kuota Habis
Universitas Negeri Malang (UM): The Learning University
UM
yang dulunya IKIP kini bertransformasi menjadi kampus yang sangat modern.
Banyak jurusan murni dan vokasi (D4) di sini yang punya peluang lolos tinggi.
8. Pendidikan Seni Tari & Musik
Butuh
bakat khusus alias portofolio. Karena syarat portofolio inilah banyak peserta
yang malas mendaftar, membuat keketatannya rendah.
9. Pendidikan Teknik Bangunan
Kalah
populer dibanding Teknik Sipil murni. Padahal, lulusannya punya kompetensi
ganda: bisa jadi kontraktor, bisa jadi guru SMK.
10. Pendidikan Teknik Otomotif
Sama
kasusnya dengan bangunan. Peminatnya tersegmentasi, memberikanmu peluang lolos
lebih besar.
11. Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR)
Meski
kuotanya besar, peminatnya seringkali tidak sebrutal jurusan saintek.
Portofolio fisik jadi filter alami.
12. Ilmu Keolahragaan
Fokus
pada sains di balik olahraga. Jurusan ini sering jadi hidden gem di UM.
13. Pendidikan Luar Sekolah (PLS)
Sering
disalahartikan. Padahal ini jurusan krusial untuk pengembangan masyarakat dan
pelatihan korporat (HRD).
14. Pendidikan Bahasa Mandarin
Kerjasama
Indonesia Tiongkok makin erat, tapi peminat jurusan ini belum sebanyak
Pendidikan Bahasa Inggris.
Universitas Airlangga (Unair): Si Elit Surabaya
Masuk
Unair itu susahnya minta ampun. Tapi tenang, masih ada celah di beberapa prodi,
terutama yang berada di Kampus C (Banyuwangi) atau prodi sains murni.
15. Akuakultur (SIKIA Banyuwangi)
Sekolah
Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Unair di Banyuwangi adalah kunci masuk
Unair paling logis buat kamu yang nilainya "tanggung".
16. Kedokteran Hewan (SIKIA Banyuwangi)
Mau
jadi dokter hewan Unair tapi takut saingan di Surabaya? Ke Banyuwangi saja.
Kualitas sama, persaingan lebih "napas".
17. Kesehatan Masyarakat (SIKIA Banyuwangi)
Sama
strateginya. Ijazah tetap Unair, tapi masuknya lewat jalur yang lebih sepi.
18. Antropologi
Di
rumpun Soshum Unair, Antropologi seringkali memiliki passing grade yang
lebih rendah dibanding Hubungan Internasional atau Ilmu Komunikasi.
19. Ilmu Sejarah
Jurusan
klasik yang peminatnya segmented. Cocok buat kamu yang suka riset dan
arsip.
20. Fisika & Kimia Murni
Di
Unair, prodi saintek murni ini kalah pamor dengan Farmasi atau Kedokteran Gigi.
Ini celah buatmu masuk jajaran mahasiswa saintek Unair.
Strategi Memilih Agar Tidak "Boncos"
Sudah
tahu daftarnya bukan berarti asal pilih, ya. Kamu harus tetap pakai taktik:
- Cek Skor Tryout:
Kalau skormu konsisten di angka 500 an, lupakan Kedokteran Unair. Fokus ke
daftar di atas.
- Riset Kurikulum:
Pastikan kamu sanggup menjalaninya. Jangan masuk Fisika kalau kamu benci
hitungan, nanti malah DO di tengah jalan.
- Lihat Tren 3 Tahun:
Cek data di sidata ptn snpmb. Pastikan tren peminatnya memang
stabil sepi, bukan yang tiba tiba viral tahun lalu.
Realistis Itu Kunci Sukses
Mimpi
boleh setinggi langit, tapi kaki harus tetap memijak bumi. Memilih jurusan
sepi peminat sbmptn (SNBT) di tahun 2026 bukan berarti kamu menurunkan
standar impianmu. Justru, kamu sedang bersikap dewasa dan strategis dalam
membaca peluang.
Bayangkan
4 5 tahun lagi, saat kamu wisuda mengenakan toga UB, UM, atau Unair. Tidak ada
yang akan bertanya "Dulu masuknya lewat jalur sepi ya?". Yang mereka
lihat adalah kamu lulusan kampus terbaik di Jawa Timur dengan mental pemenang.
Jangan sampai penyesalan karena gagal total menghantuimu seumur hidup hanya
karena gengsi sesaat. Pilih jurusanmu dengan bijak, amankan kursimu, dan sampai
jumpa di kampus impian!
Pertanyaan Yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah lulusan jurusan sepi peminat susah cari kerja?
Tidak
juga! Peluang kerja itu lebih ditentukan oleh soft skill, pengalaman
magang, dan jaringan alumni universitasmu. Lulusan Antropologi Unair atau
Filsafat UGM, misalnya, banyak yang sukses jadi HRD, jurnalis, atau analis
kebijakan di perusahaan multinasional karena kemampuan berpikir kritisnya.
Bisakah saya lintas jurusan (Linjur) ke jurusan sepi peminat tersebut?
Di
SNBT 2026, lintas jurusan sangat diperbolehkan. Anak IPS bisa masuk ke
Akuakultur atau Fisika, asalkan sanggup mengerjakan soal Tes Potensi Skolastik
(TPS) dan Literasi yang diujikan. Namun, pertimbangkan kemampuanmu mengikuti
perkuliahan nanti, ya.
Bagaimana cara cek data keketatan resmi jurusan tersebut?
Kamu
bisa mengakses laman resmi SNPMB BPPP (Sidata PTN). Di sana tersedia data daya
tampung tahun 2026 dan jumlah peminat tahun 2025. Hitung rasionya. Semakin
kecil perbandingannya (misal 1:3), semakin besar peluangmu lolos.
📖 Lihat Sumber Informasi
02. 20 Prodi Paling Sepi Peminat di UB Pilihan untuk SNBP 2026 Kampusiana
03. 10 Jurusan Sepi Peminat SNBP 2026 di Unair UB ITS dan Unesa Kompas Edu
04. 10 Jurusan Sepi Peminat Universitas Negeri Malang di SNBT 2025 Kliping UM

