Intip Peluang Bisnis Pariwisata yang Menjanjikan di 2026

Intip Peluang Bisnis Pariwisata yang Menjanjikan di 2026

💡 Ringkasan Artikel: Mengulas berbagai peluang emas di sektor pariwisata Indonesia tahun 2026, mulai dari kuliner, akomodasi tematik, hingga layanan digital, yang diproyeksikan terus tumbuh pesat seiring dengan meningkatnya minat wisatawan dunia terhadap pengalaman yang autentik dan berkelanjutan.


Seven Star Indonesia - Bisnis pariwisata di Indonesia lagi nge-boom berkat alam, budaya, dan tren kekinian seperti homestay, wisata halal, plus vacation buat healing.

Dari kuliner sampai MICE, peluangnya gila-gilaan meski ada tantangan bisnis pariwisata seperti infrastruktur, tapi prospeknya cerah banget! Bayangin aja, di awal tahun 2026 ini, Indonesia lagi jadi magnet wisatawan dunia.

Apa itu bisnis pariwisata? Singkatnya, definisi bisnis pariwisata adalah segala usaha yang nyediain layanan buat wisatawan, mulai penginapan, makan-minum, transportasi, sampe pengalaman unik berbasis alam dan budaya kita.

Yang terlibat di bisnis ini mencakup pengusaha lokal, UMKM, sampe korporasi besar, dengan pertumbuhan sektor pariwisata capai 10-15% per tahun pasca-pandemi.

Dari Bali sampe Papua, termasuk desa wisata banyak yang lagi naik daun karena kekayaan alam, budaya autentik, plus minat wisatawan domestik-mancanegara yang gak kendur.

Kok bisa begitu? Lewat faktor bisnis pariwisata yang adaptif, digital, dan sustainable. Meski ada hambatan bisnis pariwisata seperti regulasi dan cuaca ekstrem.

Data Kemenparekraf bilang, kontribusi pariwisata ke PDB Indonesia udah tembus 5,5% di 2025, dengan 14 juta kunjungan mancanegara. Domestik lebih gila lagi, 1 miliar perjalanan per tahun.

Ini peluang emas buat macam-macam usaha pariwisata, dari jenis bisnis pariwisata konvensional sampe yang kekinian.

 

Turis asing menyewa motol rental

Peluang Usaha Kuliner di Kawasan Wisata

Kuliner itu jantungannya wisata. Wisatawan dateng bukan cuma liat pemandangan, tapi juga nyicip rasa lokal yang bikin nagih. Dari warung sate taichan di pinggir pantai sampe resto fine dining seafood di Lombok, bisnis ini laris manis.

Budi Santoso, pemilik warteg wisata di Yogyakarta, cerita, "Saya mulai dari gerobak kecil di Malioboro, sekarang punya 5 cabang. Wisatawan China suka gudeg, yang Eropa doyan sate klathak. Omzet naik 300% pas musim libur."

Fakta. Kuliner kontribusi 30% pengeluaran wisatawan, kata survei Badan Pusat Statistik.

Analis pariwisata Dr. Rina Wijaya menyebut, "Kuliner bukan cuma makanan, tapi cerita budaya. Tapi hati-hati risiko bisnis pariwisata seperti higienis yang harus dijaga ketat."

 


Peluang Bisnis Akomodasi

Siapa sih yang gak pengen nginep di homestay bambu dengan view sawah? Tren glamping dan penginapan tematik lagi hits, apalagi pasca-pandemi orang cari pengalaman autentik.

Di desa wisata Penglipuran Bali, homestay occupancy rate 90% sepanjang tahun. Mbak Sari, owner homestay tematik Sasak di Lombok, bagi pengalaman: "Dulu cuma 3 kamar, sekarang 15. Wisatawan halal dari Malaysia banjir, mereka suka masak bareng keluarga di dapur terbuka."

Ahli hospitality dari UI, Prof. Andi Rahman, juga tegas mengatakan: "Akomodasi alternatif ini konsep bisnis pariwisata masa depan, tapi kendala usaha pariwisata seperti sertifikasi standar harus diatasi dulu."

 

Turis asing menaiki motor rental di pinggir pantai

Peluang Usaha Transportasi dan Penyewaan

Wisatawan dateng, tapi gimana ke sana? Rental motor di Bali, ojek online di Jogja, atau mobil premium buat tur keluarga, semua dibutuhin.

Data Asosiasi Rental Mobil Indonesia membuktikan bahwa ada pertumbuhan sebesar 25% di 2025. Menurut pakar transportasi, "Infrastruktur masih jadi tantangan bisnis pariwisata, tapi digital booking saat ini sudah mempermudah."

 

Guide tur wisata Bromo membawa wisatawan dengan jeep

Jasa Tour Guide dan Paket Wisata Terpersonalisasi

Pemandu wisata itu 'otaknya' trip. Paket petualangan di Rinjani atau wisata budaya Toraja lagi diminati.

Ibu Dewi, certified guide di Sumba, cerita: "Saya bawa grup edukasi budaya, mereka belajar tenun ikat. Pendapatan stabil, bahkan lebih dari guide konvensional." Festival Mandalika tarik 50 ribu pengunjung 2025.

Direktur Promosi Kemenparekraf juga menginformasikan bahwa paket personalisasi ini jenis bisnis pariwisata yang tumbuh pesat di perkembangan bisnis pariwisata di Indonesia.

 


Bisnis Souvenir dan Produk Lokal

Oleh-oleh itu kenangan abadi. Kerajinan batik, anyaman bambu, kopi luwak. Semuanya bisa laris di spot wisata.

Di Pasar Beringharjo, omzet souvenir naik 40%. Mas Andre, penjual batik di Solo: "Wisatawan Singapura beli grosir, desain custom bikin untung besar."

Produk lokal memperkuat identitas, tapi hambatan bisnis pariwisata seperti counterfeit juga harus diwaspadai.

 

Peluang Industri Wisata Alam dan Ekowisata

Ekowisata lagi tren global, Indonesia punya taman nasional kelas dunia kayak Lorentz atau Komodo.

Kunjungan TNBK Ujung Kulon naik 20%. WWF Indonesia menyatakan wisata alam memiliki potensi hingga  Rp 100T, tapi risiko bisnis pariwisata degradasi lingkungan tentu harus dikelola.

 


Peluang Industri Pariwisata Mewah dan Eksklusif

Segmen luxe seperti villa privat di Nusa Penida dan yacht charter di Labuan Bajo. Kata konsultan mewah, luxury tourism dorong pertumbuhan sektor pariwisata premium. Tidak sedikit turis yang mencari destinasi mewah.

 

Petani sambut turis di Desa Wisata Jemplang

Peluang Industri Pariwisata Kuliner & Edukasi

Tur makanan keliling Jakarta atau kelas masak rendang di Padang itu asyik banget, dari makan sambil belajar langsung dari chef lokal.

Festival Gastrodi 2025 aja rame banget, narik 100 ribu orang! Chef Andri, yang punya kelas masak di Bali, bilang: "Peserta internasional belajar bumbu dasar, repeat customer 70%!”

 


Peluang Bisnis MICE (Meetings, Incentives, Conferences & Exhibitions)

Wisatawan bisnis datang buat rapat atau konferensi, tapi sekalian jalan-jalan liburan. Bali sama Jakarta jadi pusat MICE (meeting, insentif, konferensi, pameran).

Event ITB Asia 2025 bawa 10 ribu orang dari luar negeri. Bapak Hadi, penyelenggara acara MICE di Bandung, cerita: "Konferensi tech bikin hotel penuh, untungnya nyebar ke UMKM lokal."

Asosiasi MICE bersabda bahwa ini peluang stabil, asal bisa kurangi masalah musiman di bisnis pariwisata.

 

Wisatawan domestik menggunakan traveloka

Peluang Usaha Pendukung Digital dan Layanan Pariwisata

Sekarang eranya digital banget. Dari App booking, virtual tour 360, IG promo desa wisata.

Aplikasi kayak Traveloka catat pesanan naik 30%. Mbak Tia, pembuat konten wisata halal, bilang: "Virtual tour Papua saya ditonton 1 juta kali, kolaborasi brand untung gede!"

Bisnis pariwisata Indonesia bakal tambah cemerlang ke depan. Pemerintah dukung lewat Superhub dan wisata ramah lingkungan, apalagi Gen Z suka pengalaman asli.

Kemenparekraf targetkan 16-17 juta wisatawan mancanegara di 2026, dengan pertumbuhan di atas 10% seperti 2025.

Proyeksi 2027 tambah lapangan kerja signifikan, sejalan dengan target 4,4 juta baru hingga 2024 yang terealisasi, didukung tren berkelanjutan. Meski ada rintangan seperti persaingan ketat, sektor ini punya fondasi kuat untuk pertumbuhan stabil jangka panjang.

Gimana? Minat masuk bisnis ini? siapa tau kamu yang jadi jutawan selanjutnya!

 


FAQ

1. Peluang usaha apa saja yang ada di pariwisata?

Peluangnya luas banget, mencakup penyediaan akomodasi (penginapan), jasa transportasi, kuliner (makanan dan minuman), jasa pemandu wisata, pengelolaan destinasi (hiburan/rekreasi), hingga bisnis pendukung seperti suvenir dan platform digital travel.

 

2. Apa contoh kewirausahaan di bidang pariwisata?

  • Akomodasi: Membuka homestay, glamping, atau hotel butik.
  • Jasa: Menjadi tour organizer, pemandu wisata spesialis (seperti wisata sejarah), atau jasa dokumentasi perjalanan.
  • Produk: Usaha pusat oleh-oleh khas daerah atau kerajinan tangan lokal.
  • Kuliner: Membuka kafe atau restoran dengan konsep kearifan lokal.

3. Apa 13 jenis usaha pariwisata yang ada di Indonesia?

Berdasarkan Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, jenis usahanya meliputi:

  1. Daya tarik wisata
  2. Kawasan pariwisata
  3. Jasa transportasi wisata
  4. Jasa perjalanan wisata
  5. Jasa makanan dan minuman
  6. Penyediaan akomodasi
  7. Penyelenggaraan kegiatan hiburan dan rekreasi
  8. Penyelenggaraan pertemuan, perjalanan insentif, konferensi, dan pameran (MICE)
  9. Jasa informasi pariwisata
  10. Jasa konsultan pariwisata
  11. Jasa pramuwisata (pemandu)
  12. Wisata tirta (wisata air)
  13. Spa

 

4. Apa contoh dari kemitraan pariwisata?

Kemitraan terjadi ketika berbagai pihak bekerja sama untuk memajukan destinasi, contohnya:

  • Pemerintah & Swasta: Pembangunan infrastruktur di kawasan wisata oleh pemerintah yang dikelola oleh pihak swasta.
  • Maskapai & Hotel: Paket bundling tiket pesawat plus menginap.
  • Travel Agent & Desa Wisata: Agen perjalanan memasarkan paket wisata autentik milik komunitas warga lokal.
  • Perusahaan & Komunitas: Program CSR perusahaan untuk pelatihan peningkatan skill bahasa Inggris bagi pemandu wisata lokal.

 

”Sevenstar

Sumber Informasi:

Memahami Preferensi Wisatawan Muslim Peluang dan Tantangan – Research Gate

9 Peluang Usaha di Bidang Pariwisata – Mekari Jurnal

Begini Peluang Bisnis Industri Pariwisata – CIMB Niaga

Pasar Beringharjo Dipadati Pengunjung, Omzet Pedagang Melonjak Drastis – Republika.co.id

Penerapandan Pembelajaran Tata Kelola Destinasi Pariwisata Indonesia – Mozaik DMO & DG

Sumber Gambar: Ilustrasi AI

Penulis: Asher Angelica (ica)

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *