Bagaimana Menulis Laporan PKL yang Benar dan Lengkap untuk Siswa SMK
Sevenstar Digital— Laporan PKL adalah
dokumen resmi yang berisi uraian kegiatan, kompetensi yang dicapai, dan hasil
evaluasi siswa selama menjalani praktik kerja lapangan di dunia usaha atau
industri.
Laporan
PKL
terdiri dari bagian awal, isi, dan penutup yang masing-masing memiliki komponen
wajib. Bab isi laporan PKL mencakup latar belakang, profil perusahaan, kegiatan
PKL, pembahasan, dan penutup.
Penulisan laporan
dimulai dari program kerja dan jurnal
harian
yang telah dikumpulkan selama PKL. Laporan PKL harus menggunakan bahasa
Indonesia baku, formal, dan sistematis.
Laporan yang
disetujui pembimbing sekolah dan industri menjadi syarat kelulusan di banyak
SMK.
Apa Itu Laporan PKL dan
Mengapa Wajib Dibuat?
Laporan PKL adalah
karya tulis resmi yang wajib disusun siswa sebagai pertanggungjawaban atas
pelaksanaan praktik
kerja lapangan,
sekaligus menjadi bukti ketercapaian kompetensi selama di dunia industri.
Laporan PKL bukan
sekadar formalitas administratif. Dokumen ini merupakan bukti otentik bahwa
siswa telah benar-benar menjalani dan mendapatkan manfaat dari pengalaman di
tempat PKL.
Berdasarkan pedoman PKL Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (2022), laporan PKL menjadi salah satu komponen penilaian akhir PKL bersama dengan nilai dari pembimbing industri dan penilaian sikap kerja.
Di banyak SMK,
laporan PKL yang tidak diselesaikan atau tidak memenuhi standar akan menghambat
proses kenaikan kelas atau kelulusan siswa.
Apa Saja Bab dan
Struktur Laporan PKL yang Benar?
Struktur laporan
PKL yang benar terdiri dari bagian awal berupa cover dan daftar isi, bagian isi
yang memuat lima bab utama, dan bagian penutup berupa daftar pustaka dan
lampiran.
Bagian Awal Laporan PKL
- Cover atau Halaman Judul: Memuat judul
laporan, nama siswa, NIS, nama sekolah, logo sekolah, jurusan, dan tahun
pembuatan.
- Halaman Pengesahan: Memuat tanda
tangan guru pembimbing, pembimbing industri, dan kepala sekolah atau ketua
jurusan.
- Kata Pengantar: Berisi ucapan
terima kasih dan konteks singkat penulisan laporan. Panjang umumnya satu
halaman.
- Daftar Isi: Mencantumkan
semua bab dan subbab beserta nomor halamannya.
- Daftar Gambar dan Tabel (jika
ada).
Baca Juga: Cara Membuat Laporan PKL SMK yang Baik dan Benar
Bagian Isi Laporan PKL
BAB I - PENDAHULUAN
Berisi latar
belakang PKL, tujuan PKL (merujuk kembali ke program kerja), manfaat PKL, dan
batasan pembahasan dalam laporan.
BAB II - GAMBARAN
UMUM TEMPAT PKL
Berisi profil
singkat perusahaan atau instansi tempat PKL, sejarah berdirinya, bidang usaha,
struktur organisasi, dan bagian atau divisi tempat siswa ditempatkan.
BAB III -
PELAKSANAAN PKL
Bab ini adalah inti
laporan. Berisi uraian kegiatan yang dilakukan selama PKL, disusun secara
kronologis berdasarkan jurnal harian. Siswa menjelaskan apa yang dikerjakan,
bagaimana prosesnya, dan alat atau bahan yang digunakan.
BAB IV - PEMBAHASAN
Berisi analisis
antara pengalaman di lapangan dengan teori atau kompetensi yang dipelajari di
sekolah. Di sinilah siswa menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan refleksi
akademis atas pengalaman PKL.
BAB V - PENUTUP
Berisi kesimpulan
tentang ketercapaian tujuan PKL dan saran, baik untuk sekolah, tempat PKL,
maupun siswa berikutnya yang akan PKL di tempat yang sama.
Bagian Penutup Laporan
PKL
- Daftar Pustaka: Memuat semua
sumber yang dirujuk dalam laporan.
- Lampiran: Berisi
dokumen pendukung seperti surat pengantar PKL, jurnal harian PKL, foto
kegiatan, sertifikat PKL dari perusahaan, dan program kerja PKL.
Bagaimana Cara Menulis
Bab Pembahasan dalam Laporan PKL?
Bab pembahasan
laporan PKL ditulis dengan cara menghubungkan pengalaman nyata di tempat PKL
dengan teori atau kompetensi yang dipelajari di sekolah, disertai analisis dan
refleksi kritis.
Banyak siswa
kesulitan pada bagian ini karena merasa tidak tahu apa yang harus ditulis
selain mengulang isi BAB III.
Pembahasan yang
baik tidak sekadar menceritakan apa yang dilakukan, melainkan menganalisis
mengapa kegiatan itu dilakukan dengan cara tertentu, apa hasil yang dicapai,
dan apa perbedaan antara kondisi di lapangan dengan materi yang dipelajari di
sekolah.
Contoh pendekatan
penulisan pembahasan:
"Selama PKL di
Divisi IT PT. [Nama Perusahaan], penulis mengerjakan konfigurasi router
menggunakan CLI. Proses ini sesuai dengan kompetensi jaringan komputer yang
dipelajari di kelas XII TKJ. Namun, di lapangan, konfigurasi dilakukan dengan
mempertimbangkan beban trafik jaringan secara nyata, yang tidak sepenuhnya
tercakup dalam simulasi di sekolah. Hal ini memberikan pemahaman yang lebih
mendalam tentang pentingnya perencanaan kapasitas jaringan dalam lingkungan
industri."
![]() |
| Siswa mendokumentasikan kegiatan menggunakan kamera ponsel cerdas |
Kesalahan Umum dalam
Penulisan Laporan PKL
Kesalahan paling
umum dalam menulis laporan PKL adalah bab pembahasan yang hanya mengulang bab
pelaksanaan tanpa analisis, serta lampiran yang tidak lengkap atau tidak
tertata rapi.
Daftar kesalahan
yang sering ditemukan:
- Kata pengantar terlalu panjang
atau terlalu singkat. Idealnya satu halaman dengan bahasa formal.
- Gambaran perusahaan disalin
langsung dari internet tanpa ditulis ulang. Hal ini
berisiko dianggap tidak orisinal.
- Bab pelaksanaan hanya berisi
daftar kegiatan tanpa penjelasan proses. Uraikan setiap kegiatan dengan
detail yang cukup.
- Bab pembahasan sama dengan bab
pelaksanaan.
Pembahasan harus memuat analisis dan refleksi, bukan pengulangan cerita.
- Lampiran tidak lengkap. Jurnal
harian, surat keterangan PKL dari perusahaan, dan foto kegiatan adalah
lampiran yang paling sering diminta.
- Tidak ada halaman pengesahan
yang ditandatangani. Tanpa pengesahan, laporan dianggap belum sah.
Baca Juga: Jangan Cuma Duduk Bengong: Cara Membuat Jadwal Kegiatan PKL Mingguan yang Efektif
Tips Mempercepat
Penulisan Laporan PKL
Penulisan laporan
PKL akan jauh lebih cepat jika siswa sudah menyimpan jurnal harian yang
lengkap, mendokumentasikan kegiatan dengan foto selama PKL, dan memiliki
program kerja PKL yang terstruktur sejak awal.
Tips praktis:
- Jangan menunggu PKL selesai
baru mulai menulis laporan. Kerjakan BAB II tentang profil perusahaan
sejak minggu pertama.
- Simpan semua dokumen dari
tempat PKL sejak hari pertama, termasuk brosur, SOP, dan formulir kerja
yang digunakan.
- Foto setiap kegiatan penting
selama PKL dengan izin dari perusahaan. Foto ini akan menjadi lampiran dan
memperkuat laporan.
- Gunakan program kerja PKL
sebagai kerangka bab isi laporan. Setiap minggu di jadwal kegiatan dapat
menjadi subbab di bab pelaksanaan.
Kesimpulan Praktis
Laporan PKL yang
baik dibangun di atas fondasi yang kuat: program kerja PKL yang terencana,
jurnal harian yang terisi lengkap, dan dokumentasi kegiatan selama di lapangan.
Ikuti struktur lima
bab yang sudah diuraikan di atas, tulis pembahasan dengan analisis yang nyata,
dan lengkapi lampiran sesuai ketentuan sekolah.
Sumber Referensi:
- Pedoman Penulisan Laporan PKL
Siswa SMK - Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek
(ditpsmk.kemdikbud.go.id)
- Panduan Karya Tulis Ilmiah
untuk Siswa Menengah - Badan Standar Nasional Pendidikan
(bsnp-indonesia.org)
- Teknik Penulisan Laporan
Berbasis Kompetensi untuk SMK - Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Kemdikbudristek (puskurbuk.kemdikbud.go.id)
- Peraturan Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan Nomor 50 Tahun 2020 tentang PKL - Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan (kemdikbud.go.id)
- Buku Panduan Praktik Kerja Lapangan Berbasis Industri untuk SMK - Penerbit Kemendikbud (kemdikbud.go.id)


