Perbedaan TKA SD, SMP, dan SMA yang Wajib Diketahui

Perbedaan TKA SD, SMP, dan SMA yang Wajib Diketahui

Sevenstar Digital - Perbedaan utama TKA SD, SMP, dan SMA terletak pada jumlah mata pelajaran yang diujikan, durasi pelaksanaan, jadwal, dan fungsi hasil ujian bagi kelanjutan pendidikan siswa di masing-masing jenjang.

TKA SD dan SMP menguji dua mata pelajaran, sementara TKA SMA/SMK menguji lima mata pelajaran. Durasi pelaksanaan TKA SD/SMP dua hari, sedangkan TKA SMA/SMK empat hari.

Jadwal TKA SD/SMP berlangsung awal tahun, sementara TKA SMA/SMK berlangsung akhir tahun. Fungsi hasil TKA SD/SMP lebih ke pemetaan mutu, sedangkan TKA SMA/SMK terkait erat dengan jalur SNBP.

Penyelenggara TKA SMP oleh pemerintah provinsi, TKA SD oleh pemerintah kabupaten/kota, dan TKA SMA/SMK langsung oleh Kemendikdasmen pusat.

 

Apa Perbedaan Mata Pelajaran yang Diujikan Tiap Jenjang?

Perbedaan paling mendasar antara TKA SD, SMP, dan SMA terletak pada jumlah dan jenis mata pelajaran yang diujikan sesuai kompleksitas kompetensi tiap jenjang. TKA SD dan SMP menguji dua mata pelajaran, sedangkan TKA SMA dan SMK menguji lima mata pelajaran.

Pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs, TKA berfokus pada Bahasa Indonesia dan Matematika sebagai representasi kompetensi literasi dan numerasi dasar. Soal dirancang dalam dua bentuk, yaitu soal tunggal yang berdiri sendiri dan soal grup yang mengacu pada stimulus bersama seperti teks bacaan, grafik, atau ilustrasi.

Pada jenjang SMA/MA dan SMK/MAK, cakupan mata pelajaran jauh lebih luas. Tiga mata pelajaran wajib yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, ditambah dua mata pelajaran pilihan yang disesuaikan dengan jurusan dan rencana studi lanjut siswa, baik ke arah Saintek maupun Soshum.

Pada pelaksanaan 2026, jumlah mata pelajaran pilihan yang tersedia mencapai 69 pilihan, termasuk 50 mata pelajaran vokasi khusus untuk siswa SMK.

 

Baca Juga: Cara Daftar Universitas yang Menggunakan Nilai TKA di Seleksi Mahasiswa Baru

 

Apa Perbedaan Durasi dan Jadwal Pelaksanaan Tiap Jenjang?

Durasi pelaksanaan TKA SD dan SMP berlangsung dua hari, sementara TKA SMA dan SMK berlangsung empat hari dengan skema satu mata pelajaran per hari pada tahun 2026. Perbedaan durasi ini sebanding dengan jumlah mata pelajaran yang diujikan pada masing-masing jenjang.

Jadwal pelaksanaan juga berbeda jauh antar jenjang. TKA SMP dilaksanakan pada 6 hingga 16 April 2026, sedangkan TKA SD dilaksanakan pada 20 hingga 30 April 2026, keduanya didahului masa pendaftaran pada 19 Januari hingga 28 Februari 2026.

Sementara itu, TKA SMA dan SMK justru dilaksanakan menjelang akhir tahun, yaitu pada 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan masa pendaftaran pada 27 Juli hingga 27 September 2026 dan jadwal susulan pada 16 hingga 29 November 2026 bagi peserta yang berhalangan.

Apa Perbedaan Penyelenggara TKA Tiap Jenjang?

Penyelenggara TKA berbeda menurut jenjang pendidikan, dengan TKA SMA/SMK diselenggarakan langsung oleh Kemendikdasmen, TKA SMP oleh pemerintah provinsi, dan TKA SD oleh pemerintah kabupaten/kota, meski soal tetap mengacu pada standar nasional yang ditetapkan pusat.

Pembagian kewenangan ini sejalan dengan struktur pengelolaan pendidikan di Indonesia, di mana jenjang SMA/SMK berada di bawah kewenangan provinsi untuk urusan operasional, namun soal TKA jenjang ini disiapkan sepenuhnya oleh pusat.

Sebaliknya, soal TKA untuk SD dan SMP merupakan gabungan dari materi yang disusun pusat dan daerah, namun tetap mengikuti standar kerangka asesmen yang seragam secara nasional.

Perbedaan TKA SD, SMP, dan SMA yang Wajib Diketahui

Apa Perbedaan Fungsi Hasil TKA bagi Kelanjutan Pendidikan?

Fungsi hasil TKA berbeda signifikan antar jenjang. TKA SD dan SMP lebih berperan sebagai validator nilai rapor dan alat pemetaan mutu pembelajaran, sementara TKA SMA dan SMK memiliki kaitan langsung dengan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi untuk masuk perguruan tinggi negeri.

Bagi siswa SD, hasil TKA membantu memastikan kesiapan mereka melanjutkan ke SMP dengan data capaian yang lebih objektif dibandingkan hanya mengandalkan nilai rapor internal sekolah. Begitu pula bagi siswa SMP saat melanjutkan ke SMA.

Sementara itu, bagi siswa kelas 12 SMA dan SMK, Sertifikat Hasil TKA menjadi salah satu komponen penting yang dipertimbangkan pada jalur SNBP, meski kebijakan pemanfaatan detailnya tetap bergantung pada ketentuan masing-masing perguruan tinggi negeri.

Sebagai gambaran, hasil pengolahan TKA 2026 mencatat nilai rerata nasional mata pelajaran Bahasa Indonesia sebesar 60,14 untuk jenjang SD dan 60,83 untuk jenjang SMP, dengan data ini dipakai sebagai bahan evaluasi mutu pendidikan antar provinsi, bukan alat pemeringkatan sekolah secara langsung.

 

Baca Juga: Masterplan Persiapan TKA 2026: Strategi Jitu Taklukkan Ujian Biar Otak Gak Ngebul

 

Kesimpulan

Perbedaan TKA SD, SMP, dan SMA mencakup jumlah mata pelajaran, durasi ujian, jadwal pelaksanaan, penyelenggara, hingga fungsi hasilnya bagi kelanjutan pendidikan.

Sesuaikan persiapan anak Anda dengan jenjang yang tepat, terutama bagi siswa kelas 12 yang hasil TKA-nya berkaitan dengan jalur SNBP. Pelajari juga panduan pendaftaran dan tips persiapan TKA pada artikel pendukung berikutnya agar seluruh proses berjalan lebih terarah.

 

Penulis & Publikasi: Sholikhatun Nikmah (snn)

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *