Jenis-Jenis Bisnis Pariwisata yang Paling Diminati di Indonesia
_11zon.webp)
Tidak semua bisnis
pariwisata berjalan dengan tingkat peminat yang sama. Ada yang selalu dicari
wisatawan, ada pula yang hanya ramai sesaat lalu menghilang.
Perubahan minat wisatawan
ikut menggeser peta industri pariwisata. Pengalaman, keaslian, dan kemudahan
kini lebih menentukan daripada sekadar fasilitas mewah.
Wisatawan tidak lagi datang
hanya untuk “mengunjungi tempat”, tetapi untuk merasakan sesuatu yang lebih
intim dengan kebutuhan mereka.
Tulisan ini membedah jenis
bisnis pariwisata yang benar-benar diminati pasar, bukan sekadar terlihat
populer di atas kertas. Tujuannya menjelaskan mana yang ramai, mengapa
diminati, dan bagaimana bentuk nyatanya di lapangan.
Apa yang
Membuat Suatu Bisnis Pariwisata Disebut “Paling Diminati”
Sebelum membahas daftar,
penting menetapkan kriteria agar penilaian tidak terasa subjektif.
Bisnis pariwisata disebut
paling diminati jika memiliki permintaan yang stabil, mudah ditemukan di
berbagai destinasi, serta mengikuti arah perkembangan pariwisata.
Jenis usaha ini biasanya
tidak bergantung pada satu musim saja dan tetap relevan untuk wisatawan
domestik maupun mancanegara.
Faktor lain yang menentukan
adalah kemampuannya menyesuaikan diri dengan tren wisata berbasis pengalaman,
sentuhan lokal, dan dukungan teknologi digital. Dengan kriteria ini, pembahasan
tidak berhenti pada opini, tetapi berangkat dari kebutuhan nyata pasar.

Jenis-Jenis
Bisnis Pariwisata yang Paling Dicari Pasar
Bisnis Akomodasi
Bisnis akomodasi tetap dicari karena wisatawan selalu membutuhkan tempat
tinggal.
Bisnis akomodasi seperti
hotel, guest house, homestay, hingga villa dan glamping tetap menjadi fondasi
sektor pariwisata. Setiap perjalanan selalu membutuhkan tempat menginap, apa
pun tujuan wisatanya.
Namun, terjadi pergeseran
minat yang cukup jelas. Wisatawan kini lebih terbuka pada homestay dan villa
yang menawarkan suasana personal dan rasa lokal. Di banyak destinasi wisata
Indonesia, penginapan kecil justru tumbuh lebih cepat dibanding hotel konvensional.
_11zon.webp)
Bisnis Transportasi
Bisnis transportasi wisata tentunya
dibutuhkan karena mobilitas menentukan kenyamanan.
Bisnis transportasi wisata
berkembang karena perjalanan tidak berhenti di satu titik. Travel antar kota,
sewa mobil atau motor wisata, shuttle bandara, hingga transportasi lokal
menjadi bagian penting dari pengalaman wisata.
Wisatawan membutuhkan
mobilitas yang fleksibel dan mudah diakses. Di daerah dengan potensi wisata
Indonesia yang besar namun transportasi umum terbatas, bisnis ini menjadi
peluang yang terus dicari pasar.
_11zon.webp)
Bisnis
Travel Agent dan Tour Organizer
Bisnis travel dan tour masih
diminati karena banyak wisatawan ingin perjalanan yang rapi tanpa mengurus
detail. Open trip, private tour, dan paket wisata tematik menjawab kebutuhan
ini.
Usaha agen perjalanan wisata
kini berubah dari sekadar penjual paket menjadi perancang pengalaman. Wisata
kuliner, wisata alam, hingga wisata budaya menjadi produk yang dicari karena
memberi nilai lebih dari sekadar kunjungan.
Bisnis
Atraksi dan Pengalaman Wisata
Bisnis atraksi dan
pengalaman wisata termasuk yang paling berkembang dalam beberapa tahun
terakhir. Wisata alam seperti trekking, snorkeling, dan camping terus diminati,
begitu pula wisata budaya dan desa wisata.
Event dan festival lokal
memperkuat daya tarik destinasi. Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat
tempat, tetapi untuk terlibat dan merasakan suasana yang tidak bisa ditemukan
di tempat lain.

Bisnis
Kuliner Pariwisata
Usaha kuliner wisata semakin
menonjol karena makanan sering menjadi tujuan utama perjalanan. Restoran khas
daerah, street food wisata, dan sentra kuliner lokal memiliki magnet
tersendiri.
Dalam sektor pariwisata,
kuliner berperan sebagai identitas. Seperti gudeg yang menjadi ciri khas Yogyakarta,
bahkan sampai disebut Kota Gudeg. Banyak perjalanan direncanakan berdasarkan
pengalaman rasa, bukan hanya pemandangan.
_11zon.webp)
Bisnis
Oleh-Oleh dan Produk Lokal
Saat bepergian, ada satu hal
yang hampir selalu dibawa pulang, oleh-oleh. Barang khas yang sudah jadi simbol
daerah. Menjadi pengingat perjalanan yang kian lama dikeringkan waktu, agar kenangan
itu tak jadi sekadar masa lalu.
Bisnis oleh-oleh khas daerah
berkembang seiring meningkatnya minat terhadap produk lokal. Kerajinan tangan,
souvenir khas, dan produk UMKM pariwisata menjadi pilihan wisatawan untuk
membawa pulang simbol perjalanan.
Tren belanja pengalaman
membuat wisatawan tidak sekadar membeli barang, tetapi cerita di baliknya.
Produk lokal yang memiliki narasi kuat cenderung lebih diminati.
Bisnis
Pariwisata Digital
Bisnis pariwisata digital
berperan sebagai penguat, bukan pengganti.
Online booking, konten
wisata, influencer, dan media digital membantu berbagai jenis usaha pariwisata
menjangkau pasar yang lebih luas. Pasalnya, tren bisnis seperti vlogging kian
merajalela dan semakin diminati wisatawan.
Perkembangan industri
pariwisata di Indonesia menunjukkan bahwa kehadiran digital mempercepat
keputusan wisatawan.
Kini, usaha yang mudah
ditemukan secara online cenderung lebih diminati. Mengapa demikian? Orang sekarang, kalau mau liburan, mayoritas
akan mencari destinasi wisata lewat online terlebih dulu.
Destinasi ditelusuri, ulasan
dibaca, lalu keputusan diambil. Di era serba digital, hal itu sudah menjadi fakta
yang tak bisa dielakkan. Karena itu, bisnis pariwisata digital tak layak
dipandang sebelah mata.
Jenis
Bisnis Pariwisata Berdasarkan Target Pasar
Tidak semua bisnis cocok
untuk semua orang. Segmentasi ini akan membantu membaca peluang secara
realistis.
Untuk pemula, usaha seperti
homestay, kuliner wisata, dan bisnis oleh-oleh relatif lebih mudah dijalankan.
Modalnya fleksibel dan dekat dengan kebutuhan pasar lokal.
Untuk pelaku bermodal besar,
hotel, resort, dan bisnis transportasi wisata menawarkan skala dan jangkauan
lebih luas. Sementara itu, kreator digital cenderung cocok mengembangkan konten
wisata dan paket pengalaman berbasis cerita.
Setiap jenis usaha memiliki
prasyarat dan risikonya sendiri. Yang menentukan bukan ramai-ramainya pasar,
melainkan sejauh apa usaha itu bisa dijalankan. Pada akhirnya, pilihan usaha
kembali pada kapasitas masing-masing.

Kesalahan
Umum Saat Memilih Jenis Bisnis Pariwisata
Banyak pelaku usaha terjebak
mengikuti tren tanpa riset pasar yang matang. Akibatnya, bisnis tumbuh cepat
tetapi rapuh.
Kesalahan lain adalah
terlalu fokus pada fasilitas, namun lupa membangun pengalaman. Mengabaikan
pasar lokal dan hanya mengandalkan musim liburan juga membuat bisnis sulit
bertahan sepanjang tahun.
Kesadaran terhadap kesalahan
ini penting agar usaha pariwisata tidak hanya ramai di awal, tetapi
berkelanjutan.
Minat pasar dalam bisnis
pariwisata terus berubah. Jenis usaha yang diminati hari ini bisa bergeser esok
hari jika tidak beradaptasi.
Poinnya, yang menentukan
bukan hanya jenis bisnisnya, tetapi cara membaca kebutuhan wisatawan dan
menjalankan usaha secara tepat sasaran. Bisnis pariwisata yang bertahan
adalah yang memahami perubahan, bukan yang sekadar ikut ramai.
FAQ
1. Apa saja
jenis usaha pariwisata?
Jenis usaha
pariwisata meliputi akomodasi (hotel, homestay), transportasi wisata,
travel agent dan tour organizer, kuliner wisata, atraksi dan
hiburan, pemandu wisata, serta oleh-oleh dan produk lokal.
2. 5A
pariwisata apa saja?
Konsep 5A
pariwisata terdiri dari:
- Attraction (daya
tarik wisata)
- Accessibility (akses
menuju lokasi)
- Accommodation
(penginapan)
- Amenities
(fasilitas pendukung)
- Ancillary services
(layanan tambahan seperti informasi dan keamanan)
3. Apa saja
7 bentuk pariwisata berkelanjutan?
Tujuh bentuk
pariwisata berkelanjutan meliputi:
- Ekowisata
- Wisata budaya
- Wisata desa
- Wisata alam
- Wisata edukasi
- Wisata berbasis komunitas
- Wisata bertanggung jawab
terhadap lingkungan
4. Apa saja
5 destinasi super prioritas?
Lima
destinasi super prioritas di Indonesia adalah:
- Danau Toba
- Borobudur
- Mandalika
- Labuan Bajo
- Likupang
- 10 Most Profitable Types Of Tourism – Pathfndr
- Jenis-Jenis Usaha Jasa Pariwisata Paling Laris di Indonesia – Daya
- 10 Ide Bisnis Pariwisata dan Tips Menjalankannya - Accurate
Sumber Gambar: Ilustrasi oleh Ai


